
“Antusiasmenya luar biasa, pendaftar hampir 200 orang namun setelah diseleksi hanya 45 orang saja yang diterima karena kuota terbatas,” ungkapnya.
Meskipun begitu, ia mengatakan akan menambah kuota tersebut di periode berikutnya seiring dengan tren dan minat masyarakat.
Ia menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga merupakan langkah strategis pemerintah dalam menekan angka pengangguran serta mendorong penciptaan lapangan kerja baru di Pangkalpinang.