
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Suasana tenang di Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, seketika berubah mencekam pada Rabu siang (4/3/2026). Langit yang semula mendung berubah menjadi gelap pekat, disusul amukan angin ribut dan hujan deras yang menghantam pemukiman warga selama satu jam penuh yang mendebarkan.
Di tengah terjangan cuaca ekstrem antara pukul 14.40 hingga 15.40 WIB, jerit kepanikan sempat mewarnai kepungan angin kencang yang merusak atap rumah warga. Tercatat, empat atap rumah porak poranda diterjang angin.
Mendengar kabar warganya menjadi korban, Kepala Desa Perlang, Yani Basaroni, tak tinggal diam. Tanpa menunggu cuaca benar-benar reda, ia langsung bergerak cepat (gercep) memimpin evakuasi dan menyalurkan bantuan darurat.
“Hari ini kita pastikan bantuan terpal dan makanan siap saji sampai ke tangan warga dulu. Besok baru asbes. Kami tidak ingin warga kehujanan di dalam rumah sendiri,” tegas Yani Basaroni dengan nada penuh empati.