
Ia menambahkan, masuknya Baznas dibawah naungan LAKSO agar tidak terjadi tumpang tindih data penerima dan semua bisa merata.
“Baznas masuk LAKSO bukan untuk intervensi, tetapi kami ingin semua data penerima tidak ada tumpang tindih data penerima. Kami cuma membuat satu pintu agar pembagian bantuan merata dengan baik sesuai porsinya,” terangnya.
Hal itu pun dibenarkan oleh Ketua BAZNAS Bangka Tengah Ustadz. Hasyim yang juga hadir dalam kegiatan tersebut.