
Pria yang akrab disapa Boy itu juga mengingatkan agar kepengurusan baru tidak menjadikan organisasi sekadar simbol atau formalitas semata.
“Jaga dan rawat organisasi PWI ini. Jangan sampai hanya nama saja sebagai ketua atau pengurus. Program PWI dan marwah organisasi harus dijaga. Jangan sampai ini hanya menjadi seremonial belaka,” pesannya.
Dengan kepemimpinan baru, PWI Bangka Tengah diharapkan kembali aktif menjalankan fungsi organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya wartawan, serta menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah maupun masyarakat. Di tengah derasnya arus informasi digital, organisasi profesi wartawan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga kualitas jurnalisme dan memperkuat kepercayaan publik terhadap media.
Bagi anggota PWI Bangka Tengah, terpilihnya Andrian Samallo secara aklamasi menjadi simbol persatuan sekaligus momentum untuk membangun organisasi yang lebih solid, profesional, dan relevan dengan tantangan dunia pers masa kini. (*)