
“Jalannya berlumpur seperti kubangan kerbau, parah. Cobalah liat warganya disini sesekali,” lanjut Rokin.
Selain anak sekolah, pelayanan Posyandu ke Panang juga terhambat. Rokin mengatakan kader Posyandu yang merupakan warga Sadap harus tetap melewati jalan tersebut.
“Akses jalan ini menentukan kecerdasan dan kesehatan anak Panang. Kalau jalan rusak, otomatis menghambat tumbuh kembang anak,” ulasnya.
“Kami ini masyarakat Bangka Tengah berbatasan dengan Bangka Selatan. Tolong Dinas PU Bangka Tengah dilihat, ditinjau dan dicarikan solusi terkait jalan ini,” pinta Rokin.
Kades Perlang, Yani Basaroni membenarkan bahwa jalan menuju pemukiman Panang itu rusak parah, sepantasnya dilakukan rehab hingga pengaspalan.