Ada Jalan ‘Kubangan Kerbau’, Panang Dusun Sadap Terisolir

    Foto: Kondisi jalan Panang Dusun Sadap saat musim hujan. (Ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Daerah Panang Dusun Sadap Desa Perlang, Bangka Tengah terancam terisolir. Pasalnya, jalan utama menuju daerah tersebut sulit dilalui jika musim hujan. Bukan hanya itu, jika musim panas jalan tersebut berdebu.

    Ketua RT 22 Panang Desa Perlang, Rokin kondisi ini sudah berlangsung puluhan tahun dan tak tersentuh oleh pemerintah.

    “Apakah para pejabat tidak pernah ke Panang. Kalau hujan beceknya luar biasa, kalau panas debunya sangat mengganggu,” ungkapnya, Minggu (25/6/2023).

    Ia mengaku pengendara motor kesulitan dan harus berhati-hati agar tidak terjatuh karena jalan licin dan berlumpur jika musim hujan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kasian liat warga nganter anaknya ke sekolah di Dusun Sadap. Tidak sedikit diantara mereka yang terjatuh, terperosok demi mencari ilmu,” ungkapnya.

    “Jalannya berlumpur seperti kubangan kerbau, parah. Cobalah liat warganya disini sesekali,” lanjut Rokin.

    Selain anak sekolah, pelayanan Posyandu ke Panang juga terhambat. Rokin mengatakan kader Posyandu yang merupakan warga Sadap harus tetap melewati jalan tersebut.

    “Akses jalan ini menentukan kecerdasan dan kesehatan anak Panang. Kalau jalan rusak, otomatis menghambat tumbuh kembang anak,” ulasnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kami ini masyarakat Bangka Tengah berbatasan dengan Bangka Selatan. Tolong Dinas PU Bangka Tengah dilihat, ditinjau dan dicarikan solusi terkait jalan ini,” pinta Rokin.

    Kades Perlang, Yani Basaroni membenarkan bahwa jalan menuju pemukiman Panang itu rusak parah, sepantasnya dilakukan rehab hingga pengaspalan.

    “Saya sudah hubungi Pak Bupati Algafry, beliau sudah perintah Dinas PU Bateng untuk segera melakukan rehabilitasi jalan tersebut,” ujar pria yang biasa disapa Roni ini.

    Roni juga mencoba menghubungi kepala Dinas PU Bateng, Rahmat. Menurutnya, Informasi ini juga sudah disampaikan ke kepala bidangnya untuk segera ditindaklanjuti.

    “Saya sudah sampaikan ke Pak Rahmat dan Pak Agus, agar segera tindaklanjuti laporan warga tersebut,” tegas Roni.

    Roni juga meminta alat berat dinas PU Bateng di Dusun Nadi agar dibawa ke Panang melakukan rehabilitasi jalan pemukiman tersebut.

    “Karena jarak Nadi sama Panang tidak jauh dan masih satu Desa, saya coba minta ke Bupati dan Bupati minta ke Dinas PU segera ditindaklanjuti,” ungkapnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Warga Keluhkan Air PDAM  Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Warga Keluhkan Air PDAM Tirta Bangka Tengah Keruh dan Tak Mengalir

    Seorang Nelayan Hilang di Karang Kering Sungailiat

    Seorang Nelayan Hilang di Karang Kering Sungailiat