Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Plat Duiker Roboh, Desa Belimbing Kembali Terisolir

327
×

Plat Duiker Roboh, Desa Belimbing Kembali Terisolir

Sebarkan artikel ini
IMG 20230625 WA0007
Foto: Plat duiker di desa Belimbing roboh. (Ist)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Pengerjaan plat duiker di dusun Belimbing RT 04, Desa Belimbing, Bangka Tengah mengalami kerusakan. Kegiatan swakelola bernilai Rp 70 juta tersebut mengalami kerusakan dan ambruk.

Kades Belimbing, Ernadi mengatakan proyek tersebut baru selesai dibangun.

“Baru beberapa hari dan udah jebol. Terus juga campuran pasir dan semen lebih banyak pasir dan tanah. Proyek hancur dan mau mengambil untung banyak pemborong, ” ucapnya, Minggu (25/6/2023).

Ernadi mengaku, jika pengerjaan plat duiker ini adalah swakelola dari Dinas PU Bateng, namun pengawasan tidak dijalankan dengan baik oleh bidang yang membidangi pengerjaan ini.

“Saya minta cepat diperbaiki untuk kontraktor dan juga PU. Ini jalan utama masyarakat untuk aktivitas. Siap-siap saya viralkan,” tegasnya.

Ernadi mengunngkapkan, jebolnya plat duiker tersebut membuat akses desanya ke pusat kota jadi terputus, bahkan jalan alternatif pun tidak ada.

“Katakanlah putus jalannya, jalan gak bisa lagi dilalui mobil sawit dan jalur warga. Gak becus kerjanya. Saya kesall banget gara-gara ini, ” ungkapnya.

“Intinya ini proyek gagal, tidak diawasi dengan baik serta swakelola ini tidak melibatkan masyarakat, ” tutupnya.

Sementara itu, Kabid Bina Marga PU Bangka Tengah Agus mengatakan, jika memang ada pengerjaan plat duiker di ujung Belimbing dekat tower BTS dan meminta tukang dari kontraktor untuk mengerjakannya.

“Swakelola PU tuh bang pengerjaan plat duker di ujung belimbing, kami minta kontraktor untuk kerja yang di dekat BTS sekalian,” ucapnya kepada intrik.id.

Agus juga mengaku, jika pengawasan memang dilakukan oleh PU Bangka Tengah untuk pengerjaan tersebut dan sudah menyuruh kontraktor untuk membongkar ulang jalan tersebut.

“Pengawas kami sudah kesana ngecek dan sudah dibongkar ulang dan akan dicor ulang. Kami akan terus mengawasi kedepannya pak, ” lanjutnya.

Agus mengaku, kegiatan tersebut bukanlah kontraktual namun memang swakelola yang memang ditunjuk oleh PU langsung untuk pengerjaan. Agus juga berharap, bisa cepat memperbaiki pengerjaan tersebut.

Di tempat lain, Eka selaku yang mempunyai proyek, mengaku ada kesalahan dalam pengerjaan plat duiker tersebut.

“Itu memang gara-gara tukangnya yang kurang memperhatikan dan tidak tau jalur tersebut dilalui mobil besar. Baru 8 hari jalan dan kayu penyanggah sudah dibuka,” ucapnya.

Eka menyebutkan, jika hancurnya plat duiker tersebut karena dilewati kendaraan sawit yang mencapai 8 ton.

Eka juga mengaku bahwa semuanya sudah dibongkar dan akan dicor ulang dan membuat jalur alternatif hari ini untuk masyarakat.

“Sudah saya perintahkan bongkar ulang dan dibuat untuk jalan alternatif. Saya minta maaf atas segala ketidaknyamanannya, ” ujar Eka.

Home
Hot
Redaksi
Cari
Ke Atas