72 Siswa Ikut Pelatihan Boarding School PT Timah

    Caption : siwa dengan hasil karya batik gunakan daun

    “Hal baru yang saya pelajari dari pelatihan ini adalah bagaimana cara membuat ecoprint yang memanfaatkan bahan-bahan seperti kain dan dedaunan yang sangat ramah lingkungan,” katanya.

    Pelatihan ini bisa dijadikan peluang usaha karena memiliki banyak nilai seperti ramah lingkungan, mudah dibuat, dan setiap produknya memiliki corak atau motif yang pastinya berbeda sehingga memiliki daya saing yang sangat kuat.

    “Saya merasa tertarik untuk mengembangkan ecoprint ini karena dengan produk yang ramah lingkungan ini bisa melestarikan alam dan mengurangi barang-barang yang tidak ramah lingkungan. Saya sangat berharap PT Timah kerap menggelar pelatihan seperti ini karena banyak sekali manfaatnya,” kata Reza.

    Menurut Muhamad Revaldi Rahman pelatihan ini mengajari mereka menciptakan karya yang ramah lingkungan dan memiliki niali jual yang tinggi dan bisa dikembangkan dikemudian hari. eni.

    “Dari pelatihan ini saya belajar mengenai fakta sesuatu yang indah itu (pewarna) tak semuanya harus berasal dari bahan kimia namun juga bisa menggunakan bahan bahan yang alami(dedaunan) dan ramah lingkungan,” ucapnya.

    Pages: 1 2 3
    Mungkin Suka Ini juga:
    Manjakan Pelanggan Restoran dan Cafe Yunsu Punya Tempat Baru

    Manjakan Pelanggan Restoran dan Cafe Yunsu Punya Tempat Baru

    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

    Pembina KMMK Babel Dorong Pemda Beri Penghargaan Tahunan bagi Penulis dan Akademisi Lokal

    Pembina KMMK Babel Dorong Pemda Beri Penghargaan Tahunan bagi Penulis dan Akademisi Lokal

      Ikuti kami di Facebook