
Bibit buah naga yang ideal dan baik memiliki ukuran 30 cm dengan diameternya minimal 8 cm. Pemilihan jenis bibit biasanya akan secara vegetatif atau menggunakan stek.
Setelah memperoleh bibit, lalu tanam ke dalam pot hingga dengan kedalaman 10 cm. Pastikan tekan-tekan tanaman dalam wadah.
Tujuannya agar membuatnya tidak mudah roboh jika terkena angin. Saat sudah siap semua, maka letakkan bibit ke tempat terbuka untuk bisa tumbuh secara maksimal.
Pemberian pupuk sebaiknya tidak hanya pada awal saja, namun rutin Anda lakukan saat tanaman ini berkembang biak. Biasanya pemberian pupuk juga tergantung dari kondisi kesuburan tanah, umur tanaman, hingga fase perkembangan.
Cara menanam buah naga pada awalnya memberi pupuk sekitar 4-5 minggu. Setelah tanaman ini berbunga, maka tambahkan pupuk dengan kandungan phospor serta kalium. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan dengan unsur mikro.
Selain melakukan pemberian pupuk, budidaya buah naga juga perlu Anda lakukan pemangkasan batang tanamannya. Pemangkasan berlangsung pada bagian batang primer. Namun jika tanaman ini sudah mencapai 2 meter lebih.
Saat buah tersebut sudah muncul berwarna merah serta sisik juga berubah. Baik itu awalnya dari hijau menjadi merah, maka buah ini akan siap panen.
Cara lainnya agar bisa mengetahui masa panen yakni menghitung 30 – 40 hari usai tanaman berbunga. Kemudian, gunakan gunting saat memotong bagian tangkai buah. Tujuannya yakni agar bisa memudahkan proses panen.
Buah naga termasuk salah satu tanaman yang memiliki permintaan terus meningkat setiap tahunnya. Sehingga perlu memahami cara menanam buah naga yang benar agar cepat berbuah. Sehingga bisnis buah ini akan menghasilkan banyak untung.