
Sedangkan untuk pemberian pupuk anorganik berasal dari bahan kimia. Jenis pupuk ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, dapat diserap tanaman lebih cepat dan mampu meningkatkan hasil panen. Dengan pemberian pupuk yang tepat, Anda dapat meningkatkan hasil panen kacang panjang.
Saat memutuskan untuk budidaya kacang panjang pastikan Anda memberikan perawatan secara tepat. Perawatan adalah salah satu cara yang harus dilakukan selama tumbuhan belum melalui masa panen.
Salah satu yang harus dilakukan yaitu penyiraman dan pembasmian hama yang sering menyerang. Hama tanaman kacang panjang sering membuat gagal panen. Untuk itu, pastikan Anda memilih obat pembasmi hama yang tepat.
Setelah beberapa waktu kacang panjang yang Anda rawat akan memasuki masa panen. Masa panen kacang panjang adalah sekitar 45-60 hari setelah tanam. Pada masa ini, buah kacang panjang sudah mencapai ukuran yang optimal dan siap untuk dipanen.
Pemanenan kacang panjang dapat dilakukan dengan cara memotong buah menggunakan gunting atau pisau tajam. Kacang panjang yang sudah dipanen dapat langsung dikonsumsi atau disimpan di lemari es untuk menjaga kesegarannya.
Pemeliharaan yang tepat, seperti pemberian pupuk, penyiraman, dan pengendalian hama dan penyakit, juga dapat mempengaruhi masa panen kacang panjang.
Untuk itu, saat memutuskan budidaya kacang panjang pastikan merawatnya secara tepat. Baik itu mulai dari persiapan bibit, lahan, pemupukan, perawatan, hingga masa panen tiba. Gunakan strategi yang tepat agar hasil panen melimpah.