37 Anak Alami Stunting, Bagaimana Ya Respon Camat dan Polsek Bakam ?

    Caption: Foto bersama Camat Bakam, Polsek Bakam beserta Ibu dan anak penerima manfaat bantuan Stunting

    BANGKA. BAKAM. INTRIK.ID – Stunting yakni gangguan pada anak akibat kurangnya asupan nutrisi selama masa pertumbuhan. Kondisi anak Stunting salah satu kurangnya tinggi badan bila dibandingkan anak seusianya.

    Pentingnya mengatasi masalah Stunting ini, Pemerintah melalui Perpres nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan Stunting, telah menghimbau kepada semua pihak agar bisa turut serta membantu problem Stunting.

    Mengingat anak merupakan penerus bangsa dan mendukung program pemerintah untuk mengatasi penurunan angka stunting. Kecamatan Bakam bekerja sama dengan Polsek Bakam bagikan makan dan suplemen kepada 43 anak alami Stunting, Kamis (18/1/2024) di GSG Kecamatan Bakam.

    Camat Bakam Ridwan, S.PKP mengatakan kegiatan bantuan makanan dan suplemen bagi anak Stunting, pihaknya berkerja sama dengan Polsek Bakam dan para donatur.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kegiatan bagi makanan dan suplemen ini salah satu bentuk mendukung program pemerintah menurunkan angka Stunting, dimana menjadi isu prioritas nasional. Khusus kecamatan Bakam semula 43 anak Stunting turun menjadi 37 ada penurunan 11.9 % , bantuan ini kita bagikan kepada 43 anak, dalam ini Kecamatan Bakam berkerja sama dengan Polsek Bakam, didukung para donatur,” ucapnya.

    Menyambung apa disampaikan camat Bakam, Kepala Dinas BKKBN Provinsi. Kep. Babel Muhammad Irzal, S.E, M.E mengatakan menurutkan angka Stunting harus punya strategi.

    “Untuk menurunkan angka stunting ini kita musti harus menyiapkan strategi dan rencana aksi yang tepat. Dimulai dari pengawalan calon pengantin, ibu hamil dan pasca persalinan serta 1000 HPK, serta perlu pula adanya orang tua asuh atau bapak asuh bagi penderita stunting, yang ikut memberikan perhatian khusus bagi penderita,” ungkapnya.

    Sementara itu Iptu Rusdi Yunial, S.H Kapolsek Bakam mengucapkan terimakasih kepada pihak yang mensupport kegiatan dan bantuan bermanfaat bagi penerimanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya ucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah mensuport dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Harapan saya bantuan yang sudah diberikan dapat tepat sasaran bagi penggunaannya. kami Polsek Bakam melalui Bhabinkamtibmas bersama instansi desa serta instansi terkait lainnya akan mendukung pemerintah. Kita akan terus monitor serta mengupdate perkembangan anak penderita stunting sehingga kita dapat dilakukan langkah-langkah Selanjutnya,” pungkasnya.

    Hadir dalam kegiatan tersebut :
    Kepala Dinas BKKBN Prov. Kep. Babel Muhmmad Irzal, S.E, M.E, unsur Forkopimcam Kec. Bakam, para Kades se-Kecamatan Bakam. Hadir pula perwakilan dari para donatur perusahaan sawit yaitu PT. Payung Mitra Jaya Manidiri, PT. Gemilang Cahaya Mentari dan PT. Mutiara Agro Sejahtera.

    Sumber: Kecamatan Bakam

    Mungkin Suka Ini juga:
    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah

    154 Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Bulan Bakti HUT Ke-50 PT Timah

    154 Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Bulan Bakti HUT Ke-50 PT Timah

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik