Rekomendasi 3 Cara Menyimpan Daging Ayam di Kulkas agar Awet Berbulan-bulan

Daging Ayam

Daging ayam segar yang baru saja Anda beli mungkin tidak akan langsung dimasak. Untuk itu, penting mengetahui cara menyimpan daging ayam di kulkas dengan benar seperti berikut.

Cara ini bermanfaat supaya kondisi daging ayam mentah tetap baik dan kesegarannya terjaga meski tidak segera diolah menjadi masakan.

Sebelum ke tahap penyimpanan, Anda juga perlu tahu ciri-ciri daging ayam berkualitas baik, segar, dan dan sehat.

Sebab jika daging ayam yang dibeli kualitasnya buruk, akan memengaruhi kondisi ayamnya sehingga jadi tidak tahan lama meski disimpan dengan benar.

Baca juga: Rekomendasi 8 Makanan Khas Nganjuk Unik dan Enak

Ciri-Ciri Daging Ayam Segar

Daging Ayam
Cara Simpan Daging Ayam di Kulkas

Jika sedang membeli daging ayam di pasar atau supermarket, perhatikan ciri-ciri berikut untuk mengetahui kualitasnya.

Tekstur daging ayam membal

Daging ayam segar memiliki tekstur daging yang membal. Ketika ditekan, dagingnya akan kembali ke bentuk semula.

Apabila setelah ditekan-tekan tekstur dagingnya melekuk, ini pertanda daging ayam sudah tidak segar lagi.

Daging ayam berwarna merah muda

Warna merah muda merupakan salah satu ciri bahwa daging ayam masih sangat segar atau belum lama dipotong. Berbeda jika warnanya pucat, berarti daging tersebut sudah dipotong lewat dari satu hari. Jika warnanya biru sebaiknya jangan dibeli karena pertanda telah terkontaminasi bakteri.

Tidak berbau busuk

Aroma daging ayam yang masih segar hanya sebatas bau amis ringan dan itu bisa menghilang dari tangan setelah dicuci air bersih. Sementara daging ayam tidak segar, aromanya berbau sengit seperti busuk, apek, menyengat, serta berlendir.

Cara Menyimpan Daging Ayam di Kulkas agar Awet

daging ayam

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara menyimpan daging ayam di kulkas yang benar, aman, dan tetap higienis.

1. Daging ayam tidak perlu dicuci

Setibanya di rumah, Anda bisa langsung menyimpan daging ayam dalam plastik kemasannya ke freezer kulkas tanpa perlu dibersihkan terlebih dulu.

Hal ini memang harus disegerakan untuk menghindari pembusukan dan daging ayam tidak terkontaminasi bakteri lain yang merusak kualitasnya.

Setidaknya, jangan biarkan daging ayam berada di suhu ruang selama lebih dari satu hingga dua jam, terlebih jika suhu udara di atas 32 derajat Celcius.

Namun, apabila perjalanan Anda dari supermarket ke rumah cukup lama, pastikan minta es batu dari penjual daging ayam supaya kesegarannya tetap terjaga.

2. Simpan daging ayam di wadah tertutup

Cara menyimpan ayam di kulkas selanjutnya yaitu menggunakan wadah tertutup rapat yang kedap udara seperti toples, plastik zipper, atau dibalut plastik wrap.

Wadah yang tertutup rapat bisa membantu memperpanjang usia daging ayam supata tidak cepat membusuk. Selain itu, manfaat menggunakan wadah tertutup bisa mengurangi bau amis dari daging ayam supaya tidak menyebar ke makanan lain yang ada di kulkas.

3. Masukkan daging ayam ke dalam freezer

Penting juga untuk segera memasukkan daging ayam ke dalam freezer supaya awet dan tahan lama. Suhu freezer yang dipakai sebaiknya di -18 derajat Celcius agar membeku.

Hal ini berguna untuk menghambat pertumbuhan jamur maupun bakteri lainnya sejenis Salmonella atau Listeria-bakteri penyebab penyakit bawaan makanan.

Setelah dikemas dengan baik dan simpan di dalam freezer, daya tahan ayam mentah bisa mencapai 12 bulan atau satu tahun, merujuk Food and Drug Administration (FDA).

Sementara jika disimpan dalam chiller, daging ayam mentah hanya bertahan maksimal 2 hari. Untuk itu, letak dan suhu penyimpanan daging ayam sangat perlu diperhatikan.

Selain ketiga cara menyimpan ayam di kulkas seperti di atas, tidak kalah penting yaitu memastikan bahwa daging ayam yang dibeli memang masih segar atau baru dipotong.

Home
Adv
Redaksi
Cari
Ke Atas