
Ia juga mengapresiasi program Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang telah dilaksanakan di Gedung Diklat BKPSDMD Kabupaten Bangka Tengah, Senin (28/4) kemarin yang menyasar pelaku UMKM dan calon pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan usahanya.
“Pelatihan Thematic Academy ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Bangka Tengah. Tentunya saya senang dan bangga masyarakat Bangka Tengah berkesempatan mempelajari pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam ranah digitalisasi secara positif,” ungkapnya.
Meskipun tak bisa dipungkiri, orang nomor 1 di Bangka Tengah itu menyadari adanya sisi negatif dari digitalisasi terutama konten-konten di media sosial. Melalui program TA Video Content Creator, bupati mengharapkan wawasan dan ilmu yang didapat melalui pelatihan ini agar dilandasi iman dan akhlak yang baik agar menghasilkan konten-konten berkualitas yang tidak mengandung SARA dan hal-hal negatif lainnya.
“Manfaatkan pelatihan dengan sebaik-baiknya, agar bisa menambah wawasan, mengasah keterampilan, dan mampu menerapkan ilmu yang didapat untuk mendukung kemajuan usaha di era teknologi yang terus berkembang,” harapnya.