
“Saya syok ketika membaca dokumen 30 halaman,” ujar Wanda.
Ia kemudian mempertanyakan alasan pejabat Indonesia melakukan pertemuan dengan pihak Israel.
“Yang harus dijawab adalah kenapa sampai ada pertemuan pejabat negara kita dengan pihak teroris Israel.”
Pernyataan tersebut merupakan pandangan Wanda dalam video dan bukan kesimpulan hukum bahwa seluruh pihak yang disebutnya merupakan organisasi teroris.
Wanda juga mengungkit informasi mengenai rencana pembukaan hubungan bilateral Indonesia-Israel yang disebut dalam video.
Ia menampilkan informasi mengenai adanya draft dokumen dan foto pertemuan serta menyebut Indonesia dan Israel sempat sepakat membuka hubungan bilateral yang rencananya diumumkan pada Oktober 2023.
Namun, klaim mengenai rencana tersebut perlu ditempatkan secara hati-hati. Indonesia hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel.
Sementara itu, pada Mei 2025, Presiden Prabowo Subianto memang secara terbuka menyatakan Indonesia siap mengakui Israel dan membuka hubungan diplomatik apabila Israel terlebih dahulu mengakui negara Palestina.
“Indonesia sudah menyampaikan begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel,” kata Prabowo pada 28 Mei 2025.