Wamen Diktisaintek RI Tinjau Lahan Eks PT Bangkanesia untuk Sekolah Garuda

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamen Diktisaintek RI) Stella Christie kunjungi salah satu lokasi SMA Unggul Garuda di Desa Perlang, Bangka Tengah, Minggu (9/2/2025).

    Lokasi eks PT Bangkanesia itu menjadi salah satu lokasi program Presiden RI, Prabowo Subianto.

    “Salah satunya yakni Provinsi Kepulauan Bangka Belitung karena dinilai memiliki potensi. Mari kita tunggu pembangunannya,” ungkap Stella.

    Ditempat yang sama, Sekertaris Daerah Provinsi Kep. Babel Fery menjelaskan bahwa lokasi tersebut statusnya merupakan kawasan Hutan Produksi yang diajukan sebagai salah satu lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda, dengan beberapa poin kesiapan lokasi walau jauh dari pusat ibu kota provinsi.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Jika lokasi ini dipilih untuk dibangun SMA Unggul Garuda, kita akan menggunakan skema kawasan hutan dengan tujuan khusus, seperti bidang pendidikan, bidang kehutanan, konservasi dan sebagainya,” qjelasnya.

    Ia juga mengatakan bahwa rencana lokasi merupakan Kawasan Hutan Produksi dengan luasan 32 Ha. Lahan ini disebutkannya merupakan lahan eks Izin Usaha Pengelolaan Hutan Tanaman Industri milik PT. Bangkanesia.

    “Jika lokasi ini dipilih untuk dibangun SMA Unggul Garuda, kita akan menggunakan skema kawasan hutan dengan tujuan khusus, seperti bidang pendidikan, bidang kehutanan, konservasi dan sebagainya,”jelasnya.

    Disisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Babel Ervawi, mengatakan lokasi Desa Perlang adalah lokasi pertama yang dikunjungi, selain lokasi lain di Kabupaten Bangka yang akan disurvei pada hari yang sama.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Jika lokasi ini ditetapkan sebagai lokasi pembangunan SMA Unggul Garuda, tinggal mengurus penyerahan aset tanah ini dari Kementerian Kehutanan ke Kemendiktisaintek RI,” jelasnya.

    “Kami siap untuk administrasi dan sebagaimana yang terpenting dilaksanakan pendiriannya di Kep. Babel sesuai arahan dari pusat,” lanjutnya.

    Ia menuturkan, jika lokasi yang dipilih harus bersih, siap dibangun, lahan yang pas, ada akses jalan dan tak jauh dari pemukiman, serta listrik yang sudah memadai untuk dibangun karena merupakan sekolah boarding.

    “Semua aspek sudah diperkirakan karena untuk boarding school. Mulai dari Sara prasarana, akses jalan dan dekat pemukiman serta pembangunan yang siap karena memang SMA garuda ini dibangun untuk memajukan daerah-daerah, ” tuturnya.

    Ia menambahkan, jika ada 4 daerah yang dipilih selain Bangka Belitung, yakni Gorontalo, IKN dan NTB. Ia berharap, Bangka Belitung bisa segera dibangunkan SMA Garuda agar lebih baik dalam menumbuhkan pendidikan masyarakat.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Sungailiat Triathlon 2026: Tanpa Peserta Asing, Dampak Geopolitik dan Minimnya Promosi Global

    Sungailiat Triathlon 2026: Tanpa Peserta Asing, Dampak Geopolitik dan Minimnya Promosi Global

    Sungailiat Triathlon 2026 dan Kejurnas Series Siap Digelar di Tanjung Pesona, Targetkan 300 Peserta

    Sungailiat Triathlon 2026 dan Kejurnas Series Siap Digelar di Tanjung Pesona, Targetkan 300 Peserta

    Desa Batu Belubang Darurat Narkoba, Kades Desak PT Timah dan Aparat Lakukan Sweeping di Area Tambang

    Desa Batu Belubang Darurat Narkoba, Kades Desak PT Timah dan Aparat Lakukan Sweeping di Area Tambang

    Camat Sungai Selan Kritik PT Timah: Jangan Sampai Rapat PPM Hanya Seremonial!

    Camat Sungai Selan Kritik PT Timah: Jangan Sampai Rapat PPM Hanya Seremonial!

    PT Timah dan Pemkab Bangka Tengah Sinkronkan RIPPM dengan RPJMD

    PT Timah dan Pemkab Bangka Tengah Sinkronkan RIPPM dengan RPJMD

    Pembaharuan RIPPM, PT Timah Kolaborasi dengan Pemda hingga Masyarakat Bangka Tengah

    Pembaharuan RIPPM, PT Timah Kolaborasi dengan Pemda hingga Masyarakat Bangka Tengah