Wagub: Pariwisata Mampu Berikan Multiflyer Effect 

    Foto: ist

    BANGKA TENGAH, INTRIK.ID – Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Bangka Belitung (Babel) menggelar kegiatan Publikasi Destinasi Pariwisata Bangka Belitung Menuju 21 Tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (27/9/2021).

    Kegiatan yang dilakukan di Danau Pading, Desa Perlang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) itu digelar dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia.

    Dengan mengusung tema “Pariwisata untuk Pertumbuhan Inklusif” ini disikapi Pemprov Babel sebagai momentum untuk meningkatkan daya saing, dengan promosi dan publikasi.

    Wakil Gubernur, Abdul Fatah mengatakan, Bangka Belitung memiliki potensi alam yang ramah terhadap lingkungan. Menurutnya, sektor pariwisata terbukti bisa menjadi penopang kehidupan masyarakat pada pasca timah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sektor pariwisata bisa memberikan multiflyer effect mendorong sektor-sektor lain seperti UMKM, usaha jasa, ekonomi kreatif, yang kesemuanya itu bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat di Babel,” ujarnya.

    Selain itu, ia juga mengatakan kesadaran masyarakat akan potensi inilah yang membuat banyak anak muda Babel menginisiasi untuk memanfaatkan potensi alam menjadi objek wisata di daerahnya.

    “Ini terbukti dengan banyaknya objek wisata yang dikelola oleh masyarakat desa. Mereka berinovasi, berkreativitas untuk menciptakan tempat-tempat wisata sebagai upaya untuk meningkatkan ekonomi warga sekitar. Kesadaran ini harus kita apresiasi, karena upaya pemerintah untuk bertransformasi dari tambang timah ke pariwisata mendapat dukungan dari masyarakat, “tambahnya

    Dirinya mengaku, Pemprov Babel bersama Kabupaten/Kota tidak pernah berhenti berupaya memajukan pariwisata Babel. Di masa pandemi, pariwisata Babel terus diupayakan menggeliat tentunya dengan mengedepankan Cleanliness, Health, Safety and Environtment (CHSE).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Diketahui, pertumbuhan kunjungan wisatawan nusantara dari bulan Januari-Juni 2021 tercatat sebanyak 143.338 orang, sedangkan wisatawan mancanegara berjumlah 413 orang, “ungkapnya.

    Pemprov Babel menunjukkan komitmennya mendorong geliat pariwisata dengan memfokuskan pengembangan 21 daya tarik wisata unggulan yang tersebar di 7 kabupaten/kota.

    Adapun ke-21 daya tarik tersebut yakni Museum Timah, Pantai Pasir Padi, Kampung Melayu Tua Tunu, Puri Tri Agung, Pantai Penyusuk dan Pulau Putri, Gunung Maras dan Air Terjun Maruyan, Wisma Ranggam, Pasangrahan Manumbing, Pantai Batu Rakit, Desa Wisata Perlang, Kuling Biru, Mangrove Munjang, Batu Belimbing, Mangrove Tukak Sadai, Benteng Toboali, Pantai Tanjung Kelayang, Pantai Tanjung Tinggi, Geosite Bukit Peramun, Geosite Tebat Rasau, Geosite Open Pit Namsalu, dan Geosite Pantai Burong Mandi.

    Sementara itu, Kadisparbudkepora Suharto mengatakan, inilah saatnya Bangka Belitung melakukan promosi dan pembenahan di sektor pariwisata yang sempat terdampak akibat Covid-19.

    “Pasca pandemi, jadi masa pemulihan Covid-19 di mana masyarakat dunia saat ini sudah mulai melakukan aktivitas, salah satunya aktivitas wisata. Inilah waktu yang tepat bagi kita untuk promosi, waktu kita untuk mengingatkan calon wisatawan tentang objek-objek wisata di Babel sebagai salah satu daftar prioritas tujuan destinasi yang layak untuk dikunjungi,” tuturnya.

    Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Abdul Fatah beserta rombongan menyempatkan diri menyusuri Danau Pading menggunakan perahu untuk menikmati keindahan danau berwarna hijau biru, dengan latar belakang bukit yang ditumbuhi pepohonan lebat di lokasi bekas tambang timah tersebut. (*/red)

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    PT Timah Promosikan Kain Cual Bangka Belitung di Ajang Dekranas 2026, Buka Peluang Pasar Nasional

    PT Timah Promosikan Kain Cual Bangka Belitung di Ajang Dekranas 2026, Buka Peluang Pasar Nasional

    Festival Menuang Vol II Angkat Wisata Pascatambang, PT Timah Dukung Promosi Pantai Menuang

    Festival Menuang Vol II Angkat Wisata Pascatambang, PT Timah Dukung Promosi Pantai Menuang

    Mat Makan Duren ke Singapura Yo !

    Mat Makan Duren ke Singapura Yo !

    Kelakar Mat dan Gad  : ” Ketangkep Nyelundup Pasir Timah Banyak, Tapi Jarang Sampai Sidang ok”

    Kelakar Mat dan Gad : ” Ketangkep Nyelundup Pasir Timah Banyak, Tapi Jarang Sampai Sidang ok”

    Mempersempit Ruang Kejahatan Pajak melalui Perluasan Basis Pajak  di Tengah Dinamika Global

    Mempersempit Ruang Kejahatan Pajak melalui Perluasan Basis Pajak di Tengah Dinamika Global

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk

    Sudah Saatnya Korporasi Konvensional Melirik Sukuk