
Intrik.id – Vivo kembali menggebrak pasar mid-range dengan meluncurkan Vivo Y600 Pro. Perangkat ini bukan sekadar ponsel kelas menengah biasa sebab membawa standar baru dalam aspek ketahanan daya. HP ini resmi hadir di Tiongkok pada akhir April 2025. Kehadirannya menjadi perbincangan hangat berkat kapasitas baterainya yang menyentuh angka fantastis yakni 10.200 mAh.
Baca juga: Vivo V80 Muncul di Database IMEI, Siap Hadirkan Inovasi Baru di Sektor Fotografi
Kapasitas baterai lima digit ini merupakan lonjakan drastis dari generasi sebelumnya. Keberhasilan Vivo menyematkan baterai sebesar ini ke dalam bodi setipis 8,15 mm didorong oleh teknologi anoda silikon-karbon. Teknologi ini menawarkan kepadatan energi jauh lebih tinggi daripada baterai lithium-ion standar, sehingga fisik ponsel tetap ramping meski dayanya melimpah.
Untuk mendukung mobilitas pengguna, Vivo menyertakan fitur 80W Flash Charge. Meskipun kapasitasnya masif, pengisian daya hingga penuh kabarnya memakan waktu kurang dari dua jam. Ini menjadikannya solusi ideal bagi pekerja lapangan atau pengguna yang malas membawa power bank.
Di balik layar OLED 6,83 inci beresolusi 1,5K, Vivo Y600 Pro membawa chipset MediaTek Dimensity 7300e. Dapur pacu ini berpadu dengan RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal 512GB. Hal ini memberikan performa yang stabil untuk multitasking maupun konsumsi konten multimedia.
Berikut adalah ringkasan spesifikasinya:
Baca juga: Vivo X300s Resmi Meluncur, Spesifikasi Layar 144 Hz dan Baterai BlueVolt 7.100 mAh
Ada perubahan menarik pada sektor fotografi. Jika pendahulunya menggunakan sensor 200MP, Vivo Y600 Pro justru beralih ke sensor utama 50MP. Langkah ini tampaknya merupakan trade-off strategis untuk memberikan ruang bagi baterai besar. Namun, penurunan megapiksel tidak selalu berarti penurunan kualitas. Sensor 50MP yang lebih modern seringkali performanya lebih baik dalam kondisi minim cahaya daripada sensor megapiksel besar dengan ukuran piksel kecil.
Vivo memposisikan perangkat ini untuk menantang dominasi Redmi Note series dan Honor X series di pasar Tiongkok. Keunggulannya jelas terletak pada daya tahan baterai yang mencapai 2-3 hari penggunaan normal. Hal inilah yang menjadi alasan kuat bagi konsumen untuk beralih.
Baca juga: Vivo Y51 Pro Resmi Rilis dengan Baterai 7.200 mAh, Tembus Standar Baru HP Mid-Range
Mengenai kehadiran global, termasuk di Indonesia, Vivo belum memberikan konfirmasi resmi soal produk Y600 Pro tersebut. Namun, melihat sejarah seri Y yang populer di tanah air, ada peluang besar Vivo Y600 Pro akan menyapa pengguna di Asia Tenggara pada paruh kedua tahun 2025. Kehadiran ponsel dengan daya sebesar ini tentu akan menjadi standar baru bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi tanpa ingin repot mengisi daya setiap hari. Jadi, mari kita tunggu saja kabar resminya dan pastikan terus memantau pembaruan selanjutnya agar tidak ketinggalan informasi.