
“Hempasan gelombang tinggi hampir sepinggang orang dewasa menyebabkan air laut masuk ke dalam rumah kami. Kondisi ini membuat kami tidak dapat bekerja, badan pun terasa demam dan pusing,” ceritanya.
Ia merasa bahagia menerima bantuan sembako dari PT Timah sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
“Sangat senang dibantu PT Timah, apalagi beberapa hari ini tidak bisa bekerja apapun sibuk mengurus rumah kami yang banjir. Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Timah atas pertolongannya,” Kata Mariyah.
Senada, Salawati (45) bersyukur mendapatkan sembako dari PT Timah. Ia mengaku selain air, rumahnya juga terendam pasir laut.