
BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Geliat aktivitas penambangan timah secara ilegal di Provinsi Bangka Belitung bukan menjadi rahasia umum lagi. Banyak pandangan dan pendapat terhadap aktivitas Penambangan tersebut, mengatasi penomena itu PJ Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin membentuk Satuan Tugas ( Satgas ) Tambang Timah Ilegal.
Respon bermunculan dari berbagai pihak, menanggapi keberadaan Satgas bentukkan orang nomor satu di Provinsi Babel itu. Salah satu Asosiasi Tambang Rakyat Daerah ( ASTRADA ) Kabupaten Bangka melalui kegiatan “Ngopi ” Ngobrol pintar, Rabu ( 22/6/2022) malam bertempat di Bumble Bee Coffee Sungailiat.
Hasanuddin warga Sungailiat selaku penambang rakyat jika tambang rakyat ditutup, lumpuh ekonomi.
“Selaku penambang rakyat menurut kami satgas bukan solusi namun masalah, bila aktivitas penambangan selama ini kami geluti ditutup. maka lumpuh ekonomi, mungkin anak-anak kami putus sekolah. Mohon kepada gubernur tolong ditinjau kembali keputusannya, kami menambang bukan untuk kaya tapi menyambung hidup,” ungkapnya.