Tupoksi Satgas Tambang Timah Ilegal Masih Rancu

    Caption : Suasana kegiatan ” Ngopi ” Ngobrol pintar saol Satgas Tambang Timah Ilegal

    BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Geliat aktivitas penambangan timah secara ilegal di Provinsi Bangka Belitung bukan menjadi rahasia umum lagi. Banyak pandangan dan pendapat terhadap aktivitas Penambangan tersebut, mengatasi penomena itu PJ Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin membentuk Satuan Tugas ( Satgas ) Tambang Timah Ilegal.

    Respon bermunculan dari berbagai pihak, menanggapi keberadaan Satgas bentukkan orang nomor satu di Provinsi Babel itu. Salah satu Asosiasi Tambang Rakyat Daerah ( ASTRADA ) Kabupaten Bangka melalui kegiatan “Ngopi ” Ngobrol pintar, Rabu ( 22/6/2022) malam bertempat di Bumble Bee Coffee Sungailiat.

    Hasanuddin warga Sungailiat selaku penambang rakyat jika tambang rakyat ditutup, lumpuh ekonomi.

    “Selaku penambang rakyat menurut kami satgas bukan solusi namun masalah, bila aktivitas penambangan selama ini kami geluti ditutup. maka lumpuh ekonomi, mungkin anak-anak kami putus sekolah. Mohon kepada gubernur tolong ditinjau kembali keputusannya, kami menambang bukan untuk kaya tapi menyambung hidup,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Disisi lain Ketua Asosiasi Tambang Rakyat Daerah ( ASTRADA ) Kabupaten Bangka Ratno Daeng Mappiwali mempertanyakan tugas pokok dan fungsi Satgas Tambang Timah Ilegal belum jelas.

    “Dalam hal ini ASTRADA Bangka terkejut adanya Satgas Tambang Ilegal. Mengingat belum jelas tupoksinya.
    Kami berharap tambang rakyat bisa dibina bukan ditutup,” pungkasnya.

    Belum jelasnya Tupoksi Satgas Tambang Timah Ilegal, juga dipertanyakan tokoh masyarakat setempat Ependi Harun.

    “Namanya satgas biasanya ada tindakan, kondisi saat ini PJ gubernur merangkap dirjen minerba. Kita akui Peraturan Daerah ( Perda ) kabupaten Bangka nomor 6 tahun 2001. Efek ekonomi saat itu luar biasa , namun sisi yg lain lingkungan jadi rusak,” kata Ependi Harun.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ada poin penting menjadi kebingungan tupoksi Satgas tersebut menurut Ependi Harun, Satgas hanya pelaksana diarahkan oleh APH.

    “Merujuk adanya Satgas Tambang Timah Ilegal seharusnya tambang rakyat harus dilindungi , rakyat tidak punya IUP tapi pengusaha punya IUP. Sebenarnya tambang rakyat bisa diatur. Ketua satgas tambang ilegal mungkin paham betul selak beluk tambang ilegal.kita bingung satgas menjadi pelaksana diarahkan Aparat Penegak Hukum ( APH ),” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Hari Keempat Pencarian Kamaludin, Tim SAR Gabungan Perluas Area hingga 14 Km² di Bangka Barat

    Pergi ke Kebun Tak Kunjung Pulang, Warga Desa Tugang Hilang Misterius, Tim SAR Lakukan Pencarian

    Pergi ke Kebun Tak Kunjung Pulang, Warga Desa Tugang Hilang Misterius, Tim SAR Lakukan Pencarian

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut

    Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Dugaan Korupsi MBG Diusut