
Meskipun begitu, pihaknya optimistis di tahun 2022 tetap akan mencapai target yang sudah ditetapkan yakni Rp 814,5 miliar.
“Tahun 2021 lalu, PAD (Pendapatan Asli Daerah-red) Babel melebiy target hingga 114 persen atau 895 miliar, tahun 2022 ini juga kami yakin PAD Babel akan kembali melebihi target dari target kami 814,5 miliar,” jelasnya.
Ia menambahkan sumber PAD di Babel sendiri terdiri dari 4 sumber yakni pajak, retribusi daerah, pengelolaan harta kekayaan daerah dan pendapatan lain yang sah.
Meskipun begitu, Haris mengatakan PAD terbesar disumbangkan oleh pajak kendaraan bermotor.