
“Kendala terbesar yang kami hadapi selama ini adalah keterbatasan dana untuk melanjutkan pembangunan masjid. Karena itu, bantuan dari PT Timah sangat membantu kami,” ujar Sawiran.
Meski kondisi bangunan baru sekitar 40 persen, masjid tersebut telah dimanfaatkan warga untuk melaksanakan salat berjamaah dan berbagai kegiatan keagamaan, termasuk saat bulan Ramadan.
“Alhamdulillah, walaupun pembangunannya belum selesai, masjid sudah bisa digunakan masyarakat untuk salat berjamaah. Bantuan ini tentu memberikan semangat bagi kami untuk terus menyelesaikan pembangunan,” katanya.
Sawiran berharap dukungan dari berbagai pihak terus mengalir agar pembangunan Masjid Uswatun Hasanah dapat segera dirampungkan sehingga masyarakat memiliki tempat ibadah yang lebih representatif.