Tindak Pidana Perdagangan Orang Berulang, Negara Gagal Melindungi Rakyat

    Nurul Aryani

    Dari Abu Maryam al-Azdi ra., ia berkata, “Aku menemui (penguasa) Muawiyah, lalu ia berkata, ‘Kami senang bertemu denganmu, apa yang menyebabkan kamu menemuiku hai Abu Fulan?’ (Itu adalah ungkapan yang biasa diucapkan oleh bangsa Arab). Aku menjawab, ‘Sebuah hadis yang pernah aku dengar, aku akan memberitakan kepadamu. Aku telah mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Barang siapa dijadikan oleh Allah sebagai pemimpin yang mengurusi sesuatu dari urusan kaum muslim, lalu ia menutupi diri dari keperluan, kebutuhan, dan kefakiran mereka, niscaya Allah menutupi dirinya dari keperluan, kebutuhan, dan kefakiran.’ Ia berkata, ‘Kemudian Muawiyah menetapkan seseorang untuk mengurusi kebutuhan-kebutuhan rakyat.’” (HR Abu Dawud).

    Juga peran penguasa adalah gembala bagi rakyatnya. Sabda Rasul Saw., “Imam itu adalah laksana gembala dan ia akan dimintai pertanggungjawaban akan rakyatnya (yang digembalakannya).” (HR Imam Bukhari dan Imam Ahmad).

    Demikianlah beberapa langkah islam dalam mencegah dan mengatasi kasus TPPO. Semua bisa dilakukan jika negara mengambil islam sebagai solusi. Menyadari bahwa berbagai problem hidup yang dialami saat ini adalah karena jauhnya individu, masyarakat dan negara dari aturan ilahi. Sudah saatnya kita bermuhasabah diri dan membuka pikiran kita bahwa sejatinya pengaturan kehidupan sudah sepatutnya dikembalikan pada yang memberinya yakni Rabb Semesta Alam. Wallahu’alambishowwab.(*)

     

     

     

     

     

     

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook