Tidak Jelas Dana Kompensasi, Nelayan Cabut Dukungan CV TIN

    Menyikapi hal tersebut, Adi Putra warga Lingkungan Nelayan I Sungailiat, sebagai fasilitator menyanyangkan sikap CV. TIN.

    “Awalnya CV. Tin dapat SPK DU 1548 Air Kantung, karena mereka resmi direstui PT. Timah, kita ikut dukung bangun ekonomi. Mereka minta tolong, sebagai teman kita tolong, saya selaku warga lingkungan nelayan satu memfasilitasi sosialisasi CV. TIN ingin bekerja di SPK dimaksud. Dengan niat baik saya hubungi para nelayan yang sering lewat muara tengkorak sebanyak 50 nelayan. Karena ada komitmen, pertemuan sosialisasi dua kali di rumah makan pangeran, Disitu dibahas antara CV. TIN dan nelayan,”

    Sebagai fasilitator Adi Putra merasa tidak nyaman dengan nelayan dimaksud, karena dana Kompensasi dari CV. TIN tidak ada kejelasan.

    “Hasilnya CV.TIN dan nelayan ada kesepakatan dimana CV TIN akan mengeluarkan kompensasi RP. 20.000/ kg basah. 50 derajat diatas bibir pantai
    Yang penting jangan mengahalangi jalur nelayan. Dukungan nelayan disampakai akan dibentuk pokja yang isinya para nelayan. Namun pokja dibubarkan sepihak lantaran ada nelayan yang usir CV TIN bekerja dibawa derajat disepakati. Namun pihak CV. TIN tidak pernah memberitahu soal pembatalan sepihak itu. Saya selaku fasilitator dianggap nelayan menggelapkan dana kompensasi itu,” tutupnya.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook