
JAKARTA. INTRIK.ID – Meniti karir di dunia models tidak semudah membalik telapak tangan. Tahapan proses menuju puncak tentunya berjibaku dengan waktu dan kemampuan mengembangkan diri.
Bukan hanya itu saja dukungan dari pihak – pihak terkait sangat dibutuhkan guna menunjang karir menjadi seorang Models.
Mengorbitkan talenta modeling tidak terlepas dari peran agensi, setiap agensi punya strategi masing – masing agar anak didiknya menjadi models profesional. Seperti dilakukan Tanlar Models salah satu agensi bergerak dibidang modeling yang ada di provinsi Bangka Belitung.
Berbicara perannya Tanlar Models tidak diragukan lagi dalam mengorbitkan anak didiknya, berbagai event telah mereka ikuti mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi hingga Nasional. Bukan kaleng – kaleng sejumlah prestasi sudah diraih. Belum lama ini perwakilan Tanlar models mengirim punggawanya ke tingkat nasional, diantaranya 2 orang mengikuti event putri cilik Nusantara, 1 orang remaja Nusantara.
Bukan hanya itu Tanlar Models juga mengutus anak didiknya dalam ajang pemilihan Miss Grand Runaway. Ibarat pepatah mengatakan usaha tidak mengkhianati hasil. Reva Ramadhani bernaung di Tanlar Models menjadi winner Miss grand runaway Indonesia 2026 siap ke panggung internasional. Kegiatan tersebut berlangsung di kebayoran Park Mall & Hotel Jakarta ( 27/2026).
Diketahui sebelumnya Reva Ramadhani
Pernah memenangkan miss grand runaway Bangka Belitung , setelah mencoba ke dua kali tahun 2024 keluar menjadi runner up 2 . Pencapaian Reva Ramadhani ini mendapat respon positif pemilik Tanlar models yakni Rizky Tanlar.
Menanggapi prestasi Reva Ramadhani menjadi winner Miss grand runaway Indonesia 2026 Coach Rizky Tanlar menyampaikan pesan kepada seluruh anak didiknya jangan pernah lelah untuk mencoba berbagai event modeling.
“Pertama saya sangat bersyukur apa yang sudah dicapai anak didik kita mulai dari cilik hingga remaja. Sebagai contoh kepada yang lain apa yang di dapat Reva Ramadhani tentunya berkat usaha dan jangan pernah berhenti untuk mencoba ajang modeling. Tidak mendapat juara bukan berarti kita tidak bisa , namun lebih kepada evaluasi atas kegagalan guna mencapai puncak,” kata Rizky Tanlar.