Terkait Pemotongan TPP dan Gaji Honorer, Paripurna Pandangan Fraksi Tidak Dibacakan

    Foto: Anggota DPRD Bangka, Usnen.

    INTRIK.ID, BANGKA — Anggota DPRD Bangka, Usnen melakukan interupsi saat rapat paripurna penyampaian akhir fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2024.

    Ia mengatakan data honorer di Pemkab Bangka tidak pernah ada hingga saat ini. Data itu diperlukan untuk membahas dan mencari solusi terkait rencana pemotongan gaji para honorer tersebut.

    “Hingga saat ini kami tidak pernah menerima data jumlah honorer yang ada. Katanya ada tapi nyatanya kami belum menerima,” ungkapnya, Sabtu (7/9/2024).

    Usnen mengaku sudah lama meminta data tersebut agar bisa dibahas bersama dan bisa mengambil kebijakan yang tepat. Bahkan saat penyampaian akhir fraksi juga tidak dibacakan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya sudah empat periode di dewan ini, tapi baru kali ini rapat penyampaian fraksi terkait anggaran tidak dibacakan,” ungkap Usnen.

    Dalam menyelesaikan permasalahan itu, Usnen meminta pihak terkait untuk lebih dulu mencari akar permasalahan penyebab bisa defisit.

    Padahal permasalahan ini menyangkut banyak orang terutama honorer dan ASN dimana akan terkena dampak secara langsung.

    “Gaji dan TPP mereka terancam dipotong setengahnya,” ujar Usnen.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Bupati Sampaikan LKPJ tahun 2025 di DPRD Bangka

    Bupati Sampaikan LKPJ tahun 2025 di DPRD Bangka

    Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

    Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

    Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

    Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

    Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

    Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

    Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

    Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

    Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

    Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan