
“Informasinya ditemukan sekitar jam 10 pagi tapi kami baru dapat laporannya sekitar jam 12 siang. Itupun karena dua orang (nelayan yang pertama kali menemukan) itu tidak mampu menariknya ke tengah (laut),” ungkapnya kepada intrik.id.
Ia mengatakan pihaknya sempat mencoba melakukan evakuasi lumba-lumba itu namun karena bobotnya yang besar sehingga usaha itu sia-sia.
“Karena terlalu berat kami akhirnya meminta bantuan BPBD Bateng dan kami tarik ke tengah menggunakan speedboat, ” ungkapnya.
“Alhamdulillah, akhirnya dengan bantuan BPBD menggunakan speedboat kami berhasil menarik ke tengah dan menyelamatkan lumba-lumba tersebut. Mungkin terbawa arus karena cuaca ekstrim juga, ” lanjutnya.