Sudah Dua Warga Jadi Korban, APH Masih Tutup Mata

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Status quo di wilayah Merbuk, Kenari hingga Pungguk tidak berarti bagi para penambang. Pasalnya hingga saat ini masih banyak para penambang timah melakukan aktivitasnya di lokasi tersebut, Selasa (24/9/2024).

    Bahkan akibat adanya aktivitas ilegal itu nyawa masyarakat sekitar hampir hilang sia-sia.

    Warga sekitar lokasi, Syarikob mengatakan hingga saat ini sudah ada dua korban yang dianiaya oleh para penambang.

    “Saat ini saja sudah ada dua kasus penganiyaan di Merbuk. Apakah sampai ada yang mati dulu baru itu (penambang) diselesaikan,” ungkapnya kepada intrik.id.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengaku sudah membawa kasus itu ke instansi pemerintah dan aparat penegak hukum lengkap dengan bukti nyata. Namun sayangnya, laporan itu hingga saat ini tidak ditindaklanjuti.

    “Pemberitaan sudah ramai, nama-nama sudah muncul, pembeking juga sudah muncul. Terus bukti apa lagi yang ditunggu. Hebat sekali orang dibelakang ini sampai merampas hak masyarakat saja bisa tenang,” tegasnya.

    Syarikob juga menyayangkan PT Timah yang sampai saat ini tak memberi kejelasan terkait legalitas kolong bekas Kobatin itu.

    “PT Timah juga seharusnya secepat mungkin urus legalitas dan menjadi pengawas aset itu sehingga harus diamankan. Jangan sampai ada 300 T selanjutnya,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sementara itu Humas PT Timah, Anggi mengatakan jika status kolong tersebut belum merupakan aset PT Timah sehingga belum bisa diamankan.

    “Statusnya baru diserahkan pengawasan dan belum pelimpahan sebagai aset kami. Jadi kami belum berhak mengamankan,” jelasnya singkat.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Sejumlah Anggota DPRD Bangka Tengah Tinggalkan Ruang Saat Pidato Kenegaraan, Ini Alasannya

    Kecelakaan Beruntun di Perlang, Dua Pengendara Motor Tewas, Sopir Truk Luka Berat

    Kecelakaan Beruntun di Perlang, Dua Pengendara Motor Tewas, Sopir Truk Luka Berat

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    1.389 KPM di Bangka Tengah Terindikasi Judol, Bansos Kemensos Dihentikan Sementara

    Jalan Proyek Minim Rambu, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perlang

    Jalan Proyek Minim Rambu, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Perlang

    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Detik-Detik Evakuasi KM Nadira: Kapal Nyaris Penuh Air, Sekoci Basarnas Ikut Kandas

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

    Pencari Udang yang Diduga Diterkam Buaya di Belitung Timur Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup

      Ikuti kami di Facebook