Usia Pangkalpinang 269 Tahun, Saparudin Pasang Target: Pendidikan, Kesehatan, Kemiskinan dan Pengangguran Harus Terjawab

    “Menang tidak semata-mata berarti kemenangan dalam kompetisi, tetapi memiliki makna yang lebih luas, yaitu menang dalam memberikan pelayanan, menjaga lingkungan, membangun ekonomi, hingga meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tuturnya.

    Menurut Saparudin, konsep Pangkalpinang SMART akan dijalankan melalui enam pilar, yakni Smart Governance, Smart Society, Smart Economy, Smart Environment, Smart Culture dan Smart Infrastructure.

    Ia berharap lima tahun ke depan pembangunan daerah dapat menjawab kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing kota sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

    HUT Kota Jadi Momentum Evaluasi

    Saparudin mengatakan peringatan HUT ke-269 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum untuk melihat kembali perjalanan kota sekaligus menentukan arah pembangunan ke depan.

    Pangkalpinang, kata dia, memiliki posisi strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan dan industri, pelayanan sosial, administrasi pertambangan timah serta aktivitas lembaga keuangan di Bangka Belitung.

    Karena itu, pembangunan kota membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari birokrasi, masyarakat, tokoh agama, akademisi hingga pelaku usaha.

    Pages: 1 2 3
    Mungkin Suka Ini juga:
    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

    Dambus Masuk Sekolah, Disdikbud Pangkalpinang Siapkan Pagelaran Seni untuk Pelajar

    Pemkot Pangkalpinang Dorong Belanja Pemerintah Serap Produk Lokal Lewat Ayoomall

    Pemkot Pangkalpinang Dorong Belanja Pemerintah Serap Produk Lokal Lewat Ayoomall

    4.800 Peserta Turun ke Jalan, Karnaval PAUD Pangkalpinang Ikut Gerakkan UMKM

    4.800 Peserta Turun ke Jalan, Karnaval PAUD Pangkalpinang Ikut Gerakkan UMKM

      Ikuti kami di Facebook