Seorang Pendaki Alamai Hipotermia di Bukit Pading

    Caption: Ilustrasi orang mengalami hipotermia. (Ist)

    INTRIK.ID, BABEL — Seorang pendaki Bukit Pading, Fitri mengalami hipotermia di jalur pendakian, Minggu (1/6/2025).

    Wanita 21 tahun itu merupakan pendaki yang tergabung dalam komunitas Sekam Babel yang berjumlah 35 orang. Rombongan itu sebelumnya berangkat pada pukul 16.00 WIB dari dusun Sadap, Bangka Tengah.

    Sekitar pukul 20.00 WIB, rombongan tersebut tiba di posko 1 “Anak Pading” dan mendirikan tenda untuk beristirahat. Keesokan harinya, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Puncak Bukit Pading pada pukul 10.00 WIB dan tiba di puncak bukit pading pada pukul 15.30 WIB.

    Setelah selesai melakukan aktivitas di puncak Pading, pukul 16.00 WIB semua pendaki kembali ke posko 1 “Anak Pading”, namun dipertengahan jalan, Fitri mengalami gejala hipotermia dan mengalami kelelahan hebat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia sempat dibopong menuju posko 1 oleh rekannya dan sampai pukul 20.30 WIB. Bukan cuma Fitri, rekannya yang lain Rara (16), Rischa (15) dan Fikar (17) juga mengalami kondisi yang sama.

    Melihat kondisi tersebut, rekan lainnya berinisiatif menghidupkan api dan menghubungi Kantor SAR Pangkalpinang untuk meminta bantuan evakuasi.

    Menerima informasi tersebut, Kantor SAR Pangkalpinang memberangkatkan 1 tim rescue menuju lokasi kejadian yang berada di Bukit Anak Pading, Dusun Sadap, Bangka Tengah tersebut.

    Tim SAR Gabungan yang didukung oleh Rescuer Kansar Pangkalpinang, BPBD Bangka Tengah, SAKA SAR, dan masyarakat Dusun Sadap bergerak menuju lokasi para pendaki untuk melakukan evakuasi dan penanganan medis awal terhadap korban.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kakansar Pangkalpinang bapak I Made Oka Astawa mengatakan evakuasi baru selesai pada pukul 03.37 WIB.

    Ia mengatakan kondisi cuaca yang diketahui mendung dan hujan sejak kemarin dapat memungkinkan hal ini terjadi kepada para pendaki.

    “Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan keadaan selamat dan sehat. Selanjutnya para pendaki dibawa menggunakan truck personil Basarnas dan angkutan umum menuju rumah salah satu pendaki yang menjadi titik kumpul awal mereka sebelum melakukan pendakian di Pangkalpinang,” ungkapnya.

    Oka juga menghimbau agar para pendaki untuk memastikan kondisi fisik terlebih dahulu sebelum melakukan pendakian.

    “Pastikan dulu kondisi fisik yang prima serta peralatan keselamatan yang memadai. Kami mengucapkan terimakasih kepada para Tim SAR Gabungan yang turut membantu dalam proses penyelamatan dan evakuasi terhadap para pendaki tersebut,” tegasnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Supir Tembak Jadi Pemicu Kemarahan Warga Perlang, PT PSM Didemo

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Antrean Pertalite Mengular di Koba, Warga Mulai Tinggalkan Pertamax

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Terdampar 8 Jam di Tengah Laut, Tiga ABK KM Sebanyak Selamat Dievakuasi Tim SAR

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Mesin Mati 21 Mil dari Daratan, Tiga Penumpang KM Sebanyak Terombang-Ambing di Laut Bebuar

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan

    Pencarian Berakhir Nihil, Misteri Hilangnya Warga Desa Tugang Belum Terpecahkan