
Mahdi menyebutkan warga kurang mendapatkan pemahaman yang menyeluruh sehingga mempertanyakan pembangunan cafetaria di lahan eks PT Kobatin tersebut.
“Insyaallah gak ada masalah kedepannya. Kami akan saling komunikasi terus dan sinergisitas selalu kepada semua pihak agar kesalahpahaman seperti ini tidak terulang dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan dan tersinggung,” ujarnya.
Mahdi juga menegaskan, pembangunan bisa dilanjutkan kembali serta komunikasi dan sinergitas akan terus berjalan bersama masyarakat, PT Mitra Stania Kelingking dan lintas sektoral lainnya tanpa dan ada kendala yang berarti.