
Selain itu, untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan serta pengembangan ekonomi penyandang disabilitas PT Timah melaksanakan porgram Sekolah Difabel Entrepeneur PT Timah berkolaborasi dengan SLB Negeri Mentok, Bangka Barat.
Melalui program ini, para pelajar SLB Mentok dilatih untuk membatik dan membuat jus minuman yang dibimbing oleh guru dan tenaga profesional di sekolah mereka.
Untuk mendukung program membatik dan UMKM pembuatan minuman bagi penyandang disabilitas PT Timah memberikan bantuan peralatan dan bahan. Untuk membatik PT Timah membantu frame yang digunakan membingkai bidang kain untuk penggerjaan batik, dan Cap Batik. Sedangkan produk UMKM PT Timah menyediakan peralatan benerapa seperti blender, siller, dan alat pemeras jeruk.
Kepala SLB Negeri Muntok Arief Jananto mengatakan, bersama PT Timah mereka melatih para siswa yang merupakan penyandang disabilitas untuk membatik.
Selain itu, para siswa juga dilatih untuk menjadi pelaku usaha minuman seperti membuat jus dan beragam minum lainnya.
“PT Timah berkolaborasi dengan sekolah kami melatih dua keterampilan yakni membatik dan membuat usaha minuman. Dengan adanya pelatihan dari PT Timah ini bisa menambah variasi motif batik yang diproduksi para pelajar yang merupakan penyandang disabilitas,” katanya.
Menurutnya, ada belasan pelajar yang ikut belajar membatik. Harapannya dengan adanya keahlian ini ini mereka bisa berkembang dan mandiri. Dengan dukungan PT Timah juga produksi batik dari SLB Negeri Mentok terus bertambah.