
“Kita akan terus memberikan dukungan dengan melakukan pembinaan seperti pelatihan-pelatihan kepada masyarakat agar bisa membuat tenun seperti ini. Kita juga akan arahkan ke hotel-hotel untuk bisa digunakan atau bisa juga membuat galeri di Kabupaten Bangka Tengah,” jelas Eva.
Sementara Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi yang turut hadir menyambut baik dan senang dengan diresmikannya rumah produksi tenun cual ATBM.
“Salah satu bentuk proses agar bisa membuat cual produksi Bangka Belitung secara massal, harus tersedianya 20 mesin cual ATBM. Ini membuktikan bahwa Galeri Destiani akan memproduksi Cual dengan jumlah yang cukup besar setiap harinya,” ungkapnya.
“Untuk produksi pasar Cual di pasar dunia cukup besar. Saat ini memang ada kelesuan akan tetapi UMKM tidak boleh berdiam saja, karena banyak cara untuk mempromosikannya. Salah satunya dengan pameran, melalui online dan alhamdulillah kitaj uga mendapatkan mitra yang luar biasa salah satunya seperti Bank Indonesia yang mewadahi pameran online kelas dunia,” tambah Melati.