
“Saat ini masih nyangkut di KLHK pusat, ini akan terus kita kejar, dan mudah-mudahan usulan kita bisa lolos verifikasi hingga akhir tahun,” ujarnya.
Dia menyebut, sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka yang mengusulkan program ini, seperti Bakam, Bukit Layang, Zed, Air Buluh hingga Riau Silip.
Sementara Bupati Bangka Mulkan mengatakan, pada tahun 2021 yang lalu, pihaknya sudah melakukan peremajaan sawit rakyat ini seluas 63,94 hektar dengan total anggaran sebesar Rp1,9 miliar.
“Dan di tahun 2022 ini sudah diusulkan seluas 350 hektar yang tersebar di beberapa desa, kecamatan yang ada di kabupaten bangka,” kata Bupati.