
Layar dari Vivo Y36 5G menggunakan panel IPS dengan resolusi 2388 x 1080 atau FHD+. Layar ini sendiri juga sudah memiliki kemampuan refresh rate 90 Hz yang mampu memainkan 90 frame per detiknya. Sayang memang, Vivo tidak memberikan informasi apakah memberikan kaca tahan benturan seperti Gorilla Glass atau Xensation atau tidak. Jadi, penggunaan tambahan tempered glass sangat saya sarankan.
Tombol pada perangkat ini ada pada bagian kanannya yang terdiri dari volume naik dan turun serta power. Di bagian bawahnya dapat ditemukan speaker, USB-C, microphone, dan port audio 3,5mm. Pada bagian atasnya dapat ditemukan slot SIM hybrid microSD.
Vivo Y36 5G menggunakan chipset Dimensity 6020 yang ditujukan untuk perangkat entry level. Jaringan NR yang didukung oleh perangkat ini meliputi 1, 3, 5, 7, 8, 28, 38, 40, 41, 77, dan 78 untuk Stand Alone dan Non Stand Alone. Dengan daftar tersebut, menandakan bahwa Vivo Y36 5G sudah bisa dipakai untuk semua jaringan NR yang saat ini sudah digelar di Indonesia.
Pada jaringan 4G LTE, Vivo Y36 5G sudah mendukung jaringan 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 20, 28, 38, 39, 40, dan 41. Hal tersebut juga menandakan bahwa perangkat ini siap digunakan pada semua operator seluler yang ada di Indonesia. Tentunya, semua teknologi untuk 4G sudah tertanam pada perangkat yang satu ini seperti carrier aggregation.
Kamera utama yang disematkan pada perangkat yang satu ini memang sama dengan versi 4G-nya. Walaupun tidak ada informasi yang diberikan dari Vivo, namun dari hasil yang saya dapatkan, sepertinya Y36 5G menggunakan Samsung ISOCELL JN1. Sensor ini menggunakan lensa wide dengan aperture f/1.8 serta autofokus PDAF.