
Ia menjelaskan keluhan masyarakat itu tetap akan dibangun dan perbaiki meskipun membutuhkan waktu. Hal itu disebabkan keterbatasan anggaran yang ada di Kabupaten Bangka.
“Sejak covid lalu banyak dana dialihkan, terus sekrang kondisi kita defisit. Mungkin kalau tidak tahun ini, bisa saja tahun depan,” terang Darsani.
Terkait adanya warga yang belum terdaftar BPJS kesehatan, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka.
“Kita lihat dulu anggaran kita, kalau bisa mungkin nanti kita bantu. Banyak juga masyarakat yang kita bantu terkait BPJS ini, ada juga yang menunggak hingga 2 juta dan tetap kita bantu,” tegasnya. (Adv)