
Selain itu ia juga mengatakan defisit tersebut digunakan berbagai jenis belanja baik belanja operasi, belanja modal, barang dan jasa hingga belanja pembiayaan tak terduga.
“Diasumsikan silpa tahun kemarin yang tidak dianggarkan, dan ada yang sifatnya wajib dianggarkan lagi karena memanh sudah dibelanjakan biar bebas. Yang bebas injlah menutupi belanja-belanja kita ditahun 2021,” terangnya.
Iwan mengakui ini merupakan record defisit tertinggi namun ia juga mengatakan kondisi tersebut terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia.