
“Kami kehilangan sosok pembina yang selalu ada. Beliau bukan hanya penegak hukum, tapi juga keluarga di jalanan,” ujar salah satu pentolan komunitas Vespa Bangka Tengah, Robi.
Dalam stamen singkatnya, Zainul menyampaikan terima kasih atas kebersamaan selama bertugas di Bangka Tengah.
“Bangka Tengah mengajarkan saya arti persaudaraan. Di jalan kita sama, di hukum kita tegak lurus. Vespa menyatukan kita tanpa melihat pangkat. Saya pamit, tapi hati saya tetap di sini,” ucapnya dengan suara bergetar.