
“Kemarin terdata rumah yang terdampak sebanyak 119 unit, dan 66 unit lainya untuk tahap kedua,” ujarnya.
Ia melanjutkan, jika tahapan rencana relokasi ini masih berjalan di tahun ini dan akan rampung di tahun 2024 nanti. Algafry bahkan menegaskan, banyak warga yang ingin segera dilakukan relokasi untuk kepentingan bersama.
“Proses masih berjalan dan bertahap. Nanti baru ada penimbunan dan pembangunan rumah untuk warga yang terdampak. Insyaallah tahun depan sudah berjalan dan akan kita bangun rumahnya, ” lanjut Algafry.