
Senada dengan Affina, siswa lainnya, Jeki, juga merasa kunjungan ini sangat bermanfaat.
“Setelah berkunjung ke sini, saya jadi tahu lebih banyak tentang sejarah Bangka Belitung dan pertambangan timah yang menjadi ciri khas daerah kita. Semoga bisa datang lagi ke sini,” ujarnya.
Wali kelas 9 SMP Islam SMART, Intan Istiqomah, menyampaikan rasa syukurnya karena dapat membawa para siswa belajar langsung ke museum bersejarah ini.
“Ini pengalaman pertama kami dan anak-anak berkunjung ke museum di Pulau Bangka. Harapannya, ilmu yang didapat bisa dikembangkan dan dibagikan lagi kepada teman-teman di sekolah. Kami juga baru tahu bahwa museum ini merupakan hasil kolaborasi tiga negara, dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bangka,” jelasnya.(*)