
Hal ini membuat tamu yang hadir dalam paripurna tersebut geram. Salah satunya Hasan.
Ia mengatakan seharusnya dewan ontime terlebih lagi saat bulan puasa, hal ini seakan menjadi tradisi setiap kali paripurna tanpa ada perubahan.
“Ini (telat) sepertinya sudah jadi tradisi dalam tubuh DPRD Bangka. Seharusnya wakil rakyat lebih dulu datang, tapi ini justru kebalikan,” ungkapnya.