Pontie Wendrawati, Sosok Kartini PT Timah dalam Peleburan TSL Ausmelt

    Namun, berada di lingkungan kerja yang inklusif membuat Pontie begitu mencintai pekerjaanya. Ia bersyukur memiliki lingkungan kerja yang sportif dan saling mendukung.

    “Jangan pernah takut bekerja di dunia tambang yang didominasi laki-laki, kita bisa menjalani itu semua, intinya komunikasi dan koordinasi. Saya bersyukur lingkungan kerja di sinu saling mendukung dan baik. Selama 6 tahun lebih ini berkesan, saya tetap merasa in touch dengan bapak-bapak di operasional karena memang intens berkomunikasi, saya selalu support dan saya mencintai pekerjaan saya,” katanya.

    Tak kalah pentingnya kata dia, bekerja di Industri pertambangan prinsip yang harus selalu ditanamkan ialah menjaga keselamatan. Karena pada dasarnya, setipa wanita punya peluang dan kesempatan yang sama untuk berkarir dalam bidang apapun.

    “Prinsip yang saya tanamkan itu safety first karena pekerjaan kami high risk. Kalau kadang lagi ada periode tidak semangat, saya punya moodbooster dengan bilang ke diri saya mau travelling, dan itu bisa menyemangati diri sendiri,” katanya.

    Dalam momen Hari Kartini 2025 ini, Pontie mengajak seluruh Perempuan Indonesia untuk tetap tangguh dan beradaptasi dengan segala perubahan yang bisa terjadi kapan saja.

    “Selamat hari kartini untuk perempuan Indonesia, tetap tangguh dan tetap beradaptasi menghadapi segala situasi. Terus berjuang dan semangat,” tutupnya sambil tersenyum. (*)

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook