
Menjawab hal tersebut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPPKBPA) Bangka Tengah Wiwik Susanti membenarkan adanya kejadian rudapaksa anak.
“Memang ada kejadian rudapaksa anak namun lokasinya di Pangkal Pinang dan Kami belum tau apakah ASN atau bukan. Kami cuma tau ada Rudapaksa yang dilakukan ayahnya di Pangkalpinang terhadap anaknya,” ungkapnya, Senin (19/1/2026).
Ia hanya menghimbau agar masyarakat selalu memberikan edukasi serta menjaga keluarga dengan baik dan melaporkan jika adanya kejahatan terhadap ibu dan anak yang dilakukan orang terdekat sekalipun.