
“Sebelumnya kami sudah mempersiapkan diri untuk Liga. Lalu karena turnamen ini ditunda diagenda awal, lalu sebelumnya kembali diagendakan pada 29 Juni hingga 4 juli maka waktu yang ada akan terlalu singkat,” tambah pria berpaspor Belanda itu.
Ditambah lagi, keputusan menunda Piala Wali Kota Solo memang cukup disayangkan bagi masyarakat Indonesia.
Untuk itu Robert mengatakan masyarakat Indonesia harus kembali bersabar dengan penundaan turnamen tersebut.
“Kita juga punya persoalan besar soal Covid yang mana ini juga menjadi perhatian semua orang pecinta sepakbola, kita semua ingin liga segera dimulai sehingga semua harus bisa dipastikan dalam keadaan sehat dan aman,” imbuhnya.