Petani Karet ini Tak Takut Lagi Rumahnya Roboh

    INTRIK.ID, BANGKA — Suparjan tak hentinya mengucap syukur atas bantuan rumah tinggal layak huni yang dibangun PT Timah untuk keluarganya. Dirinya tak pernah menyangka akan dibangunkan kembali rumah yang lebih layak.

    Warga Dusun Sumbawa, Desa Pemali, Kabupaten Bangka ini mengatakan, bantuan rumah layak huni dari PT Timah telah memberikan harapan baru Suparjan dan keluarga karena kini mereka tak lagi tinggal di rumah yang hampir roboh.

    Bagi Suparjan ditengah kondisi ekonomi yang pas-pasan, penghasilannya sebagai petani karet hanya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sehingga hanya bisa bertahan dengan keadaan yang ada meski rumah yang ditempati sudah rusak parah.

    “Alhamdullillah saya tidak menyangka akan dibuatkan rumah layak yang tidak lagi bocor, tidak was-was lagi kalau hujan, tidak takut lagi rumahnya akan roboh. Kalau mau renovasi sendiri saya enggak ada biaya karena penghasilan cuma pas-pasan untuk kebutuhan sehari-hari,” ceritanya beberapa waktu lalu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menceritakan, pernah dirinya harus menggendong mendiang istrinya yang saat itu sakit agar tidak terkena reruntuhan rumah saat hujan deras, karena beberapa bagian kayu yang sudah rusak.

    “Kondisi rumah memang sudah rusak, yang ngeri itu kalau hujan dan angin kencang. Waktu itu pernah ada kayu yang hampir jatuh istri saya lagi sakit enggak bisa jalan jadi saya gendong, namun tidak lama setelah itu istri saya meninggal,” ceritanya.

    Kini, Suparjan dan kedua anaknya tidak perlu khawatir lagi, mereka telah memiliki rumah tinggal yang layak. Ia berharap, PT Timah dapat terus eksis sehingga bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan.

    Sementara itu, Kepala Dusun Sumbawa, Desa Pemali, Yanto Slamet mengatakan kondisi rumah Suparjan memang sudah sangat memprihatinkan karena hampir roboh.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurutnya revonasi rumah Suparjan sudah diusulkan ke Pemerintah Daerah hanya saja karena keterbatasan anggaran belum bisa terealisasikan. Namun, mereka bersyukur PT Timah bisa dengan cepat membangun rumah layak huni.

    “Kondisi rumah memang sangat tidak layak lagi karena hampir roboh, dan bantuan ini memang sangat tepat sasaran karena memang dibutuhkan Pak Suparjan dan keluarga. Alhamdulillah PT Timah bisa membantu ini dan merealisasikannya dengan cepat,” kata Yanto.

    Menurutnya, pembangunan rumah layak huni dari PT Timah tidak hanya memberikan berkah bagi Suparjan saja, melainkan juga masyarakat karena pembangunannya memberdayakan masyarakat sekitar sehingga memberikan dampak ekonomi.

    “Semoga kedepannya PT Timah semakin jaya dan peduli kepada masyarakat, tidak hanya bantuan rumah layak huni saja, PT Timah juga sering membantu kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.(*)

    Sumber: PT Timah

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dari Simpang Mak Janda Menjadi Simpang Tanjak, Ikon Baru Sawang Laut yang Hidupkan Identitas Melayu dan UMKM

    Dari Simpang Mak Janda Menjadi Simpang Tanjak, Ikon Baru Sawang Laut yang Hidupkan Identitas Melayu dan UMKM

    Dari Lubang Tambang Jadi Kebun Masa Depan, Harapan Baru Tumbuh di Air Limau

    Dari Lubang Tambang Jadi Kebun Masa Depan, Harapan Baru Tumbuh di Air Limau

    Dari Oven hingga Kulkas, Bantuan PT Timah Mengubah Dapur UMKM Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

    Dari Oven hingga Kulkas, Bantuan PT Timah Mengubah Dapur UMKM Jadi Mesin Penggerak Ekonomi

    Rp35,7 Miliar untuk Masyarakat: Jejak Program Sosial PT Timah Sepanjang 2025

    Rp35,7 Miliar untuk Masyarakat: Jejak Program Sosial PT Timah Sepanjang 2025

    Botol Bekas Jadi Buku Tulis, Cara Unik Anak-anak Sawang Laut Menabung Lewat Sampah

    Botol Bekas Jadi Buku Tulis, Cara Unik Anak-anak Sawang Laut Menabung Lewat Sampah

    PT Timah Bantu Renovasi Musala Al Fajruh, Warga Kundur Kini Lebih Nyaman Beribadah

    PT Timah Bantu Renovasi Musala Al Fajruh, Warga Kundur Kini Lebih Nyaman Beribadah