
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia(KBBI), Revitalisasi adalah proses, cara, perbuatan menghidupkan atau menggiatkan kembali atau dapat penulis simpulkan Revitalisasi Budaya ini adalah upaya atau cara yang dilakukan untuk menghidupkan suatu tradisi atau budaya yang hampir punah. Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk merevitalisasi tradisi nganggung di Bangka Belitung, salah satunya adalah melalui pendidikan. Perlunya pelajaran muatan lokal yang diajarkan kepada generasi muda dibangku sekolah. Pembelajaran ini bertujuan untuk memasukkan pengetahuan dasar dan pengalaman dalam melaksanakan tradisi nganggung di sekolah. Diharapkan dengan diadakannya pelajaran muatan lokal di setiap sekolah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung para siswa dapat sadar dan mengenal identitas dan ciri khas budaya daerah serta munculnya rasa memiliki dan bangga terhadap elemen budaya benda yaitu dulang dan tudung saji yang menjadi ciri khas dari Bangka Belitung.
Selain muatan pendidikan lokal di bangku sekolah, adanya keikutsertaan generasi muda dalam melaksanakn tradisi nganggung di setiap masjid adalah suatu keharusan. Hal ini didasari karena ciri khas pelaksanaan tradisi nganggung adalah dengan membawakan makanan dari setiap rumah dengan menggunakan dulang dan tudung saji menuju masjid. Peran pemerintah dan masyarakat terutama orang tua sangat dibutuhkan untuk memastikan generasi muda mengenal dan ikut serta dalam setiap acara tradisi nganggung. Hal ini dikarenakan ilmu pengetahuan serta pengalaman yang telah diajarkan dan didapatkan di bangku sekolah akan hilang jika tidak diterapkan secara langsung di kehidupan sehari-hari di masyarakat.