
Berbeda dengan sekolah negeri yang menggunakan bahasa pengantar yaitu bahasa Indonesia. Bahasa inggris atau asing lainnya hanya digunakan saat belajar bahasa asing tersebut.
Dalam hal fasilitas, sekolah internasional memiliki fasilitas lengkap. Di ruang kelas saja menyediakan fasilitas proyektor dalam menunjang proses pembelajaran yang interaktif.
Sekolah internasional lebih banyak menyaring tenaga pendidik asing, hal ini untuk menyesuaikan dengan tujuan dari pendidikan itu sendiri. Tentu agar siswa mampu belajar layaknya sekolah di luar negeri, misalnya dalam penggunaan bahasa pengantar bahasa inggris.
Tenaga pendidik dari luar negeri lebih cocok. Tetapi, banyak juga tenaga pendidik lokal yang memenuhi standar dan syarat sekolah internasional. Untuk itu, penyaringan tenaga pendidik lebih ketat.
Biaya pendidikan sekolah internasional lebih mahal dari sekolah negeri. Hal sebanding dengan fasilitas sekolah yang diberikan. Terlebih sekolah negeri lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah.
Oleh sebab itu, memilih international school atau sekolah negeri sesuai dengan tujuan pendidikan. Terutama dalam hal biaya pendidikan harus sesuai dengan kemampuan finansial atau bisa mempersiapkan dana pendidikan lebih awal.
Mencari sekolah internasional sesuai dengan kebutuhan siswa bisa mendaftar di SMA Dwiwarna (Boarding School). Sekolah swasta di Indonesia ini memiliki sistem pendidikan terbaik, yang menggabungkan kurikulum nasional dengan pendidikan agama.
SMA Dwiwarna (Boarding School) menggi Kurikulum Merdeka, tetapi memiliki sistem pembelajaran bahasa asing. Misalnya program multikultural bahasa asing dan program pertukaran pelajaran luar negeri.