
Kampas rem sendiri memiliki fungsi untuk menekan piringan cakram atau menekan bagian dalam tromol sehingga menghadirkan gaya gesek serta memperlambat dan menghentikan laju roda sepeda motor.
Jika kampas rem sering diabaikan, kenyamanan dan keamanan saat berkendara bisa terganggu.Oleh karena itu penting bagi setiap pengguna motor memastikan kondisi kampas rem dalam kondisi prima sebelum digunakan.
Ini empat langkah yang bisa dilakukan agar kampas rem tetap awet saat digunakan seperti rilis yang diterima Suara.com.
Menjaga kebersihan komponen secara rutin, adalah hukum wajib perawatan.
Karena semua kotoran, baik debu, pasir, dan lain-lain jika menempel dalam waktu lama bisa menggores dinding piringan cakram dan kampas rem.
Kampas rem motor memiliki jarak bebas dengan bagian dinding piringan cakram ataupun tromol.
Dengan begini tidak akan terjadi gesekan terus menerus. Karena bila terjadi gesekan terus menerus pada komponen ini, bisa membuatnya hangus dan aus sebelum waktunya.
Selalu periksa minyak rem sampai garis batas atas pada reservoir dengan minyak rem yang direkomendasikan : DOT 3 atau DOT 4.
Gantilah minyak rem setiap 24.000 km atau maksimal dua tahun sesuai rekomendasi jadwal perawatan berkala sesuai buku pedoman pemilik.
Periksa roda belakang terhadap gejala keolengan dan jika roda perputarannya berat pastikan kondisi bearing roda depan belakang dalam keadaan layak pakai dan tidak rusak.