Penggunaan ADD Jarang Terpublikasi, Ketua PWI Bangka Ajak Wartawan Perkuat Pengawasan

    Caption: Ardam

    INTRIK.ID, BANGKA – Penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) di tingkat desa masih menjadi salah satu sektor yang membutuhkan perhatian publik. Minimnya informasi yang sampai kepada masyarakat membuat peran pers dinilai penting untuk memastikan pengelolaan anggaran desa berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka, Ardam, mengajak wartawan di wilayah Kabupaten Bangka lebih aktif menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pengelolaan anggaran desa.

    Menurutnya, dana yang bersumber dari keuangan negara dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat desa perlu mendapat pengawasan, termasuk melalui pemberitaan yang berbasis data.

    “Pers memiliki kewajiban moral untuk mengawasi setiap rupiah dana publik, termasuk Dana Desa. Fungsi kontrol sosial insan pers harus berjalan efektif agar pemanfaatan alokasi dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa dan terhindar dari praktik korupsi,” kata Ardam, Senin (28/9/2026).

    Ardam mengatakan, pengawasan bukan berarti wartawan harus mencari-cari kesalahan pemerintah desa. Justru, pemberitaan harus mampu memberikan gambaran secara utuh mengenai bagaimana anggaran direncanakan, digunakan, hingga manfaatnya bagi masyarakat.

    Karena itu, ia mengingatkan wartawan agar tetap berpegang pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ), termasuk prinsip keberimbangan dalam setiap pemberitaan.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook