
“kita telah menurunkan lima orang personel, serta membawa alur (Alat Utama-red) seperti Truck Personil, Rubber Boat, Alkom, dan Palmedis, untuk melakukan pencarian korban,” ujarnya.
Ia mengatakan, jika sebelumnya kapal bertolak dari pelabuhan Jelitik menuju timur laut perairan Pantai Tuing untuk mencari ikan. Namun, kapal mengalami kerusakan mesin.
Diduga korban hilang di titik koordinat LKP 01°23,177’S 106°12.663’E dan hingga kini keberadaan korban belum ditemukan. (red)