
“Artinya kita sudah sejalan dengan RPJPN 2025 – 2045 dimana kita harus mewujudkan dan menegaskan arah kebijakan pembangunan Bangka Tengah yang lestari dan seimbang antara ekonomi, sosial, dan lingkungan. Implementasi ini kita harapkan dapat tersusun dan terwujud dengan sinergi dan kolaborasi OPD yang terlibat dengan tujuan tidak hanya untuk masa kini, melainkan jangka panjang demi masa depan generasi emas Bangka Tengah,” tegas Era.
Senada dengan Era, Tommy Pratama selaku Direktur Eksekutif Traction Energy Asia mengatakan pembangunan rendah karbon yang termasuk dalam RPJPN 2025 – 2045 ini butuh upaya, kerja sama serta kolaborasi dari berbagai pihak.
“Tidak hanya pemerintah, melainkan semua lini baik itu BUMN, swasta, hingga masyarakat Bangka Tengah juga. Kami dari pihak Yayasan Traction Energy Asia berupaya menyuguhkan satu potret pembangunan daerah di Kabupaten Bangka Tengah yang objektif sehingga apa yang nanti disarankan kami harapkan dapat menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam melakukan pembangunan rendah karbon tanpa mengurangi potensi-potensi yang ada,” tuturnya.